Penyakit Serius Ditebarkan Serangga

Penyakit Serius Ditebarkan Serangga

Penyakit Serius yang Ditebarkan Serangga, Gak boleh Meleng

Beberapa orang yang tidak mencintai serangga sebab memiliki bentuk yang aneh dan menggelitik bahkan Penyakit Serius Ditebarkan Serangga.

Disamping itu, beberapa serangga memiliki kandungan bakteri beresiko, seperti bakteri, virus dan cacing dan dapat menyebarkan penyakit ke manusia. Bahkan juga, ada penyakit membahayakan yang ditebarkan oleh serangga, lho!

Baca Juga: Hanya Tiduran Tetapi Senantiasa Capek

Gigitan serangga biasanya tidak beresiko dan cuman memunculkan merasa tidak nyaman di kulit. Sedang gigitan nyamuk, tungau, atau kutu biasanya memunculkan rasa gatal.

Factor Resiko Gigitan Serangga

Faktor-faktor yang tingkatkan resiko gigitan serangga, diantaranya:

  • Melakukan rutinitas atau pekerjaan di luar ruang.
  • Memakai baju warna gelap atau kendur.
  • Menggunakan minyak wangi dengan wewangian bunga.
  • Mengunjungi peternakan lebah atau melakukan aktivitas dekat sarang lebah.

Pemicu Gigitan Serangga

Bahkan juga, masalah kematian karena sengatan lebah 3-4 kali semakin banyak dibanding kematian karena gigitan ular. Beberapa macam serangga yang menusuk, diantaranya kumbang, lebah madu, pikat, semut api, dan tawon. Sedang serangga yang menggigit dan menghisap darah, diantaranya kutu busuk, lalat hitam, lalat pasir, lalat rusa, lalat kuda, kutu rambut, nyamuk, dan laba-laba.

Tanda-tanda Gigitan Serangga

Gejala-gejala yang biasa dirasa karena gigitan atau sengatan serangga, diantaranya:

  • Bengkak.
  • Gatal.
  • Kemerahan.
  • Kesemutan.
  • Mati rasa.
  • Nyeri.
  • Sensasi terbakar.

Meskipun begitu, pada sebagian orang, bisa berlangsung reaksi yang kronis dan beresiko karena gigitan serangga atau sengatan lebah. Keadaan ini disebutkan dengan terguncang anafilaksis. Terguncang anafilaksis berlangsung dengan cepat sekali apabila tidak selekasnya ditangani, bisa memberikan ancaman nyawa. Beberapa tanda-tandanya, diantaranya:

  • Kesulitan bernapas.
  • Kesulitan menelan.
  • Nyeri dada.
  • Nyeri perut sampai muntah.
  • Pembengkakan di wajah atau mulut.
  • Pingsan atau pusing.
  • Ruam kemerahan di kulit.

Ingin tahu, penyakit apa yang ditebarkan oleh serangga? Ketahui lebih dekat melalui artikel di bawah ini! Let’s find the answer together!

  1. Kolera

Kolera banyak berlangsung di negara berkembang, seperti beberapa negara di Asia dan Afrika. Penyakit ini tampil saat kita minum air dan konsumsi makanan yang tercemar, khususnya di wilayah yang kotor, kotor dan jarang-jarang dijumpai air bersih, terang situs Online Pest Control. Bakteri Vibrio cholerae ini ditebarkan oleh lalat.

Apa yang berlangsung bila kita terserang kolera? Kita akan alami diare dan muntah yang kronis, lalu dapat memacu dehidrasi berlebihan dan kematian. Langkah untuk menahan kolera ialah waspada dalam konsumsi street food, apa lagi di wilayah yang kotor. Janganlah lupa jauhi makanan yang sudah dikerumuni lalat.

  1. Disentri

Disentri dipisah jadi dua, yaitu disentri basilaris yang berasal dari bakteri shigella dan disentri amoeba yang berasal dari parasit bersel tunggal yang disebutkan Entamoeba histolytica, terang situs Dettol. Disentri yang pertama umum berlangsung di negara dengan sanitasi jelek dan yang ke-2 biasa berlangsung di wilayah tropis.

Tanda-tandanya adalah diare yang memiliki kandungan darah atau lendir, mual, muntah, kram perut dan demam tinggi. Hindari dengan teratur membersihkan tangan dan berhati-hati saat minum dan makan di wilayah yang mempunyai sanitasi jelek.

  1. Malaria

Bicara masalah malaria, kita tentu terus setuju jika nyamuk ialah pemicu intinya. Menurut situs World Health Organization (WHO), nyamuk betina dari genus Anopheles adalah pemicunya. FYI, malaria sendiri berasal dari parasit bersel satu, yaitu Plasmodium, yang akan berkembang biak pada tubuh nyamuk.

Tidak boleh meremehkan malaria, karena penyakit ini mempengaruhi 250 juta orang di penjuru dunia dan mengakibatkan 2 juta kematian tiap tahun, papar situs Smithsonian. Tanda-tanda yang dapat dikenal ialah demam tinggi, sakit di kepala, mual, muntah, sakit di perut dan diare. Jauhi malaria dengan memoleskan obat yang memiliki kandungan N,N-Diethyl-meta-toluamide.

  1. Tifus

Tifus ialah penyakit yang biasa berlangsung di beberapa negara tropis, terhitung Indonesia. Penyakit ini berasal dari bakteri Salmonella typhi dan berlangsung saat ada contact dengan kotoran, makanan dan air yang tercemar bakteri, terang situs Online Pest Control. Serangga yang menyebarkan penyakit ini ialah lalat, yang kerap hinggap dalam tempat kotor.

Tanda-tanda tifus ialah berlangsung demam sampai 40,5°C, sakit di kepala, ngilu otot, sakit di perut, diare, kehilangan selera makan dan pengurangan berat tubuh, papar situs Mayo Clinic. Untuk cara penjagaan, jauhi air yang tidak higienis, terus membersihkan tangan dan jauhi makanan yang dikerumuni lalat. Kamu bisa juga vaksin tifus untuk menghindarinya.

  1. Demam kuning

Rupanya, nyamuk ialah mediator untuk menebarkan demam kuning, lho! Nyamuk yang bertanggungjawab atas penyakit ini ialah nyamuk Aedes atau Haemagogus.

Virus pemicu demam kuning tersebut ialah virus RNA dari genus Flavivirus. Tanda-tandanya ialah demam, sakit di kepala, mual, muntah, otot pegal, peka pada sinar, kehilangan nafsu makan dan kulit dan mata menguning, terang situs Mayo Clinic. Kamu dapat menahan demam kuning dengan vaksin yang dapat bertahan sampai 10 tahun.

  1. Penyakit Lyme

Kemungkinan, penyakit Lyme kedengar asing di telinga kita. Penyakit ini karena bakteri Borrelia bugdorferi yang ditebarkan oleh arachnid alias kutu rusa. Jika kutu ini menggigit mamalia berdarah panas, karena itu bakteri akan masuk saluran darah dan penyakit Lyme akan berlangsung, papar situs Smithsonian.

Ingin tahu tanda-tanda penyakit Lyme? Yakni tampil rasa capek, ngilu persendian, ngilu otot, sakit leher, resah waktu tidur, pengurangan memory periode pendek dan susah fokus, jelas situs Medical News Today. Untuk menanganinya, dokter akan memberikan antibiotik dan obat penurun merasa sakit. Hindari penyakit Lyme dengan obat anti serangga!

  1. Penyakit tidur

Penyakit ini berasal dari parasit protozoa Trypanosoma brucei gambiense dan T. b. rhodesiense, terang situs World Health Organization (WHO). Infeksi parasit ini menebar melalui gigitan lalat tsetse pada manusia.

Penjagaan Penyakit Serius Ditebarkan Serangga

Beberapa usaha penjagaan dari gigitan dan sengatan serangga yang bisa dikerjakan, diantaranya:

  • Gunakan losion anti nyamuk yang mengandung aktif DEET, picaridin, IR3535, atau minyak lemon eukaliptus, khususnya waktu melakukan aktivitas di luar ruang.
  • Gunakan baju yang bisa membuat perlindungan semua badan, seperti celana panjang dan pakaian lengan panjang.
  • Hindari rutinitas di luar rumah di saat di mana nyamuk aktif, yakni waktu penggantian siang ke malam atau kebalikannya.
  • Hindari pemakaian minyak wangi atau pewangi baju.
  • Jaga kebersihan ruang, khususnya dari tersisa makanan.
  • Jauhi sarang serangga yang beresiko, seperti lebah atau tawon, dan tidak boleh berusaha untuk singkirkan sarangnya sendiri.
  • Lakukan pembasmian sarang nyamuk (PSN) dengan lakukan pengasapan insektisida (fogging) yang dituruti perlakuan 3M, seperti tutup rapat tempat penampungan air dan memendam barang sisa yang bisa memuat air.
  • Pasang kawat anti nyamuk di sirkulasi rumah, dan pakai pendingin ruang (AC).
  • Pilih baju yang bersih dan warna ceria.
  • Segera lari ke dalam ruang tertutup, bila sekumpulan lebah menyerbu.
  • Tetap tenang bila ada satu ekor lebah atau tawon merapat, sebab memukulnya akan memacu lebah atau tawon menusuk.

Yang menakutkan, lebih dari 60-70 juta orang di 36 negara di Afrika beresiko tinggi terserang infeksi ini. Sama namanya, penyakit tidur ini mengakibatkan kesusahan mengatur rasa mengantuk, khususnya pada siang hari. Tidak cuma itu, tanda-tanda yang lain ialah demam, sakit di kepala dan bengkak kelenjar getah bening di semua badan, tutur situs Medline Plus.

Nah, itu penyakit yang ditebarkan oleh serangga, dimulai dari nyamuk, lalat sampai kutu. Mudah-mudahan kita dapat terlepas dari penyakit ini, ya!