Manfaat Kesehatan Protein Kedelai

sifat fungsional protein kedelai
susu kedelai kaya protein nabati

Pada postingan sebelumnya tentang Sifat Fungsional Kedelai, telah disebutkan bahwa kedelai adalah kacang-kacangan yang mengandung protein dalam jumlah tinggi. Kualitas protein kacang kedelai juga bagus karena protein kedelai mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhan tubuh manusia, dan dapat disejajarkan dengan protein hewani. Pada saat ini, banyak penelitian di negara maju, terutama di AS, yang berhubungan dengan manfaat protein bagi kesehatan.

Protein Kedelai Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Atherosclerosis

Konsumsi protein kedelai setiap hari dapat menurunkan resiko panyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol-LDL darah dan lemak darah. Selama bertahun-tahun para peneliti mendapatkan bahwa konsumsi makanan dari kedelai mempunyai efek cenderung menurunkan kolesterol karena kedelai rendah kadar asam lemak jenuhnya dan tidak mengandung kolesterol. Penggantian protein hewani dengan protein kedelai dalam makanan sehari-hari terbukti menurunkan kadar kolesterol baik pada hewan percobaan maupun manusia.

Hasil metabolisis menunjukkan bahwa terdapat 38 hasil studi yang menunjukkan atau menyimpulkan bahwa konsumsi protein kedelai menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida, tanpa menurunkan kolesterol HDL, pada orang yang mempunyai kadar kolesterol yang tinggi. Konsumsi protein sebanyak 25 gram per hari menunjukkan adanya penurunan kolesterol pada orang yang mempunyai kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemik). Mekanismenya belum begitu jelas, tetapi ada beberapa teori yang dapat menjelaskan hal tersebut. Para peneliti telah menemukan bahwa isoflavon yang terdapat dalam protein kedelai meningkatkan efek penurunan kolesterol pada monyet rhesus. Sinergi antara protein dan isoflavon diduga merupakan faktor utama dalam kemampuan kedelai dalam menurunkan kelesterol. Protein kedelai juga menunjukkan daya hambat dalam oksidasi kolesterol LDL. Hal ini merupakan cara lain dari protein dalam mencegah atherosclerosis.

Protein Kedelai Menurunkan Resiko Osteoporosis

Konsumsi protein kedelai juga terbukti dapat menurunkan resiko osteoporosis. Protein kedelai dalam bentuk isolat dapat mencegah kerapuhan tulang pada tikus percobaan yang dijadikan model untuk mempelajari osteoporosis. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi apakah sifat protektif kedelai ini berasal dari protein atau isoflavon yang terkandung di dalamnya. Para peneliti yang lain menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi protein kedelai kehilangan kalsium lebih sedikit ke dalam urine dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi protein hewani . Konsumsi asam amino belerang yang berlebihan, yang terjadi jika banyak mengkonsumsi protein hewani, cenderung untuk memperbanyak kehilangan kalsium dalam urin.

Protein Kedelai Menguntungkan Ginjal

Konsumsi protein kedelai juga mempunyai efek yang menguntungkan fungsi ginjal. Pada tikus percobaan yang di disain mempunyai penyakit ginjal, konsumsi protein kedelai mempunyai daya hidup yang lebih baik dan mempunyai kerusakan ginjal yang lebih sedikit dibandingkan dengan konsumsi protein susu (kasein). Suatu studi yang dilakukan pada sukarelawan yang sehat menunjukkan adanya perbedaan dalam fungsi ginjal antara yang mengkonsumsi protein kedelai dengan yang mengkonsumsi protein hewani pada kadar yang sama. Pada saat mengkonsumsi protein kedelai terjadi glomerular filtration rate, aliran plasma ginjal dan kejernihan fraksi albumin yang lebih rendah. Implikasi praktis dari studi ini adalah bahwa pasien akan menghasilkan hasil yang sama jika diberi protein kedelai dibandingkan dengan jika diberi makanan yang dibatasi kadar proteinnya.

Hmm… ternyata banyak juga ya manfaat protein kedelai bagi kesehatan tubuh kita. Oleh karena itu, jangan sepelekan makanan yang berasal dari kedelai, seperti tahu, tempe, dan lain-lain.

« | »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *