Category: Menurunkan Berat Badan

Manfaat Diet Tinggi Serat Makanan pada Obesitas

Pada masa lalu, serat makanan hanya dianggap sebagai sumber energi yang tidak tersedia (non-available energi source) dan hanya dikenal mempunyai efek pencahar perut. Namun berbagai penelitian telah melaporkan hubungan antara konsumsi serat makanan dan insiden timbulnya berbagai macam penyakit diantaranya kanker usus besar, penyakit kadiovskular dan kegemukkan (obesitas).

Ternyata dari hasil penyelidikan memperlihatkan bahwa serat makanan sangat baik untuk kesehatan, yaitu membantu mencegah sembelit, mencegah kanker, mencegah sakit pada usus besar, membantu menurunkan kadar kolesterol, membantu mengontrol kadar gula dalam darah, mencegah wasir, membantu menurunkan berat badan, dan lain-lain.

Obesitas dan Risiko Kesehatan

Serat Makanan Mencegah Obesitas AnakObesitas (kegemukan) banyak terdapat  pada individu-individu di negara maju. Timbulnya obesitas dapat dihubungkan  dengan meningkatnya kemakmuran, karena pada masyarakat golongan menengah ke atas terjadi pergeseran pola makan dari tinggi karbohidrat, tinggi serat makanan. dan rendah lemak ke pola makan rendah karbohidrat, tinggi lemak dan protein serta miskin serat makanan.

Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Setiap orang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, penyerap guncangan dan fungsi lainnya. Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25-30% pada wanita dan 18-23% pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas. Seseorang yang memiliki berat badan 20% lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat badannya yang normal juga dianggap mengalami obesitas. Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh. (www.wikipedia.com). Metode sederhana untuk mengukur tingkat obesitas adalah dengan menghitung Indeks Massa Tubuh.

Obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah ortopedik, termasuk nyeri punggung bawah dan memperburuk osteoartritis (terutama di daerah pinggul, lutut dan pergelangan kaki). Juga kadang sering ditemukan kelainan kulit. Seseorang yang menderita obesitas memiliki permukaan tubuh yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak. Sering ditemukan edema (pembengkakan akibat penimbunan sejumlah cairan) di daerah tungkai dan pergelangan kaki. Obesitas bukan hanya tidak enak dipandang mata tetapi merupakan dilema kesehatan yang mengerikan. Obesitas secara langsung berbahaya bagi kesehatan seseorang. Obesitas meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit menahun seperti:

  • Diabetes tipe 2 (timbul pada masa dewasa)
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Stroke
  • Serangan jantung (infark miokardium)
  • Gagal jantung
  • Kanker (jenis kanker tertentu, misalnya kanker prostat dan kanker usus besar)
  • Batu kandung empedu dan batu kandung kemih
  • Gout dan artritis gout
  • Osteoartritis
  • Tidur apneu (kegagalan untuk bernapas secara normal ketika sedang tidur, menyebabkan berkurangnya kadar oksigen dalam darah)
  • Sindroma Pickwickian (obesitas disertai wajah kemerahan, underventilasi dan ngantuk).

Serat Makanan Mencegah Obesitas

Dari beberapa peneliti melaporkan bahwa obesitas berhubungan langsung dengan rasio serat makanan terhadap energi. Serat makanan tidak diserap oleh usus, oleh sebab itu tidak memberikan kalori bagi tubuh. Dengan demikian pada  individu yang melakukan diet tinggi serat makanan, akan menurunkan berat badan, dan dapat menghindarkan obesitas.

Serat larut air (soluble fiber) seperti pectin, -glucans, dan gum serta beberapa hemiselulosa mempunyai kemampuan menahan air dan dapat membentuk cairan kental dalam saluran pencernaan. Dengan kemampuan ini serat makanan larut air dapat menunda pengosongan makanan dari lambung, dan menghambat percampuran isi saluran cerna dengan enzim-enzim pencernaan, sehingga terjadi pengurangan penyerapan zat-zat makanan di bagian proksimal. Mekanisme inilah yang menyebabkan terjadinya penurunan penyerapan (absorbsi) asam amino dan asam lemak oleh serat makanan larut air. Cairan kental ini mengurangi keberadaan asam amino dalam tubuh melalui penghambatan peptida usus. Oleh karena itu, makanan dengan kandungan serat makanan larut air yang tinggi tidak menstimulasi kenaikan berat badan dan menurunkan terjadinya obesitas.

Makanan dengan kandungan serat kasar yang tinggi dilaporkan juga dapat menurunkan berat badan. Makanan akan tinggal dalam saluran pencernaan dalam waktu yang relatif singkat sehingga absorbsi zat makanan akan berkurang. Selain itu makanan yang mengandung serat makanan relatif tinggi akan memberi rasa kenyang sehingga menurunkan konsumsi makanan. Makanan dengan kandungan serat kasar yang tinggi biasanya mengandung kalori rendah, kadar gula dan lemak rendah yang dapat membantu mengurangi terjadinya obesitas.

Menurunkan Berat Badan dengan Diet Kopi, Mau?

Menurunkan Berat Badan dengan Diet Kopi

menurunkan berat badan dengan diet kopo
Kafein dalam kopi mempercepat laju metabolisme tubuh

Ada info menarik dari teman saya nih. Beberapa hari yang lalu dia cerita tentang diet kopi untuk menurunkan berat badan. Saya share di blog ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi anda.

Gaya hidup modern telah memicu terjadinya banyak kasus obesitas, terutama di kota-kota besar. Obesitas atau kelebihan berat badan sebenarnya sangat merugikan karena selain memperburuk penampilan juga dapat mengundang datangnya berbagai macam penyakit.  Oleh karena itu, banyak cara yang ditempuh untuk menurunkan berat badan, di antaranya dengan diet ketat dan olah raga keras. Beberapa orang merasa keberatan dengan cara-cara seperti ini karena sangat menyiksa. Jika anda adalah salah satunya, maka cara yang satu ini dapat anda pertimbangkan.

Diet kopi merupakan salah satu cara untuk menghilangkan lemak dengan memasukkan lebih banyak kopi pada daftar menu diet anda. Seperti yang kita ketahui, kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan laju metabolisme hingga hampir 10%. Hal ini berarti tambahan pembakaran kalori sebanyak 200-300 kalori, tentunya tergantung pada metabolisme anda. Sebenarnya, penggunaan kafein untuk diet sudah bukan hal baru lagi, sebagian besar suplemen pembakar lemak komersial untuk menurunkan berat badan ternyata menggunakan kafein sebagai bahan utama. Nah, daripada anda harus membeli suplemen untuk ini dengan harga yang relatif mahal, ada baiknya jika anda menggunakan kopi sebagai sarana diet anda untuk menurunkan berat badan.

Cara Praktis Menurunkan Berat Badan

Tidak seperti diet-diet lainnya, diet kopi ini sangat praktis, tidak membutuhkan perhitungan ataupun skala. Anda cukup meminum 5 cangkir kopi per hari (masing-masing 200 ml) untuk meningkatkan laju metabolisme anda dan menurunkan berat badan. Ingatlah bahwa kopi yang anda konsumsi harus terbebas dari segala macam zat yang mengandung kalori, seperti gula dan susu. Tentunya, kopi yang anda pergunakan adalah kopi segar yang memiliki kualitas tinggi!

Sedikit aturan untuk menurunkan berat badan dengan diet kopi ini adalah jangan meminum semua kopi sekaligus! Hal ini akan berdampak negatif bagi jantung, paru-paru dan lambung anda. Bagilah asupan kopi dalam lima waktu yang berbeda. Misalnya, satu cangkir kopi di pagi hari, satu kopi setelah makan siang, satu cangkir lagi sekitar pukul 4 sore, kemudian satu cangkir setelah makan malam, dan satu lagi pukul 8.30 malam (tergantung waktu tidur anda).

Efek samping yang mungkin terjadi pada diet kopi untuk menurunkan berat badan ini adalah adanya peningkatan denyut jantung, dehidrasi, dan pencoklatan gigi. Diet ini tidak diperuntukkan bagi anda yang memiliki permasalahan berkaitan dengan jantung. Minumlah minimal 1,5 liter air tawar (air dari sumber lain tidak termasuk) untuk menghindari dehidrasi. Selanjutnya, untuk menghindari pencoklatan gigi, gosoklah gigi anda secara teratur setelah mengkonsumsi kopi.

Akselerasi Proses Menurunkan Berat Badan

Anda  dapat mempercepat proses menurunkan berat badan dengan mengkonsumsi makanan sehat. Selain itu, percepatan juga bisa anda peroleh dengan menambah aktivitas fisik/olah raga anda. Agar anda menikmati olah raga yang dijalani, pilih jenis olah raga yang sesuai dengan hobi Anda. Dalam hal ini, saya merekomendasikan jogging, lari, renang, fitnes, bersepeda, badminton, tenis, voli, atau basket. Untuk meningkatkan pembakaran kalori selama berolah raga, minumlah secangkir kopi sebelum berolah raga.

Sebagai catatan, jangan mengkonsumsi kopi 4 jam sebelum  anda tidur, dan konsultasikan dengan dokter sebelum anda memulai diet ini  terutama bila anda bermasalah dengan jantung  dan pembuluh darah. Mudah-mudahan usaha anda untuk menurunkan berat badan bisa berhasil sesuai harapan anda.