Month: March 2012

Pangan Fungsional: Pengertian dan Syaratnya

Definisi dan Syarat Pangan Fungsional

Apakah Pangan Fungsional Itu?

Berbagai macam pangan fungsionalPangan fungsional adalah pangan yang karena kandungan komponen aktifnya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, diluar manfaat yang diberikan oleh zat-zat gizi yang terkandung di dalamnya. Menurut American Dietetic Association (ADA), yang termasuk pangan fungsional tidak hanya pangan alamiah tetapi juga pangan yang telah difortifikasi atau diperkaya dan memberikan efek potensial yang bermanfaat untuk kesehatan jika dikonsumsi sebagai bagian dari menu pangan yang bervariasi secara teratur pada dosis yang efektif.

Persyaratan Pangan Fungsional

Untuk dapat disebut sebagai pangan fungsional, paling tidak harus ada beberapa hal yang harus dipenuhi, yaitu:

(1). Pangan fungsional harus berupa produk pangan, bukan kapsul, tablet atau bubuk dan berasal dari bahan yang terdapat secara alami. (2). Pangan fungsional dapat dan layak dikonsumsi sebagai bagian dari diet atau menu sehari-hari, dan (3). Pangan fungsional harus mempunyai fungsi tertentu pada waktu dicerna, memberikan peran dalam proses tubuh tertentu, seperti memperkuat mekanisme pertahanan tubuh, mencegah penyakit tertentu, membantu tubuh untuk memulihkan kondisi tubuh setelah terserang penyakit tertentu, menjaga kondisi fisik dan mental, dan memperlambat proses penuaan.

Bahan atau ingredien yang dapat mempertingi status kesehatan, digolongkan sebagai berikut : serat makanan (dietary fiber); oligosakarida; gula alkohol; asam amino, peptida dan protein; glikosida; alcohol; isoprenoid dan vitamin; kolin; mineral; bakteri asam laktat; asam lemak tidak jenuh; serta fitokimia dan antioksidan.

Aneka Ragam Pangan Fungsional

Bentuk fisik pangan fungsional yang mengandung bahan-bahan aktif (bioaktif) di atas terdiri atas : (1). Produk susu, misalnya susu fermentasi dan lactobacillus, (2). Minuman, yaitu minuman yang mengandung suplemen serat makanan, mineral, vitamin, minuman olahraga kaya protein yang mengandung kolagen dan lain3 lain, serta (3). Makanan, misalnya roti yang mengandung vitamin A tinggi, serat makanan tinggi; biskuit yang diperkaya serat makanan, makanan dari bahan yang dikenal memiliki kandungan senyawa aktif berkhasiat seperti isoflavon dalam kedelai dan lain-lain. Demikian tulisan singkat ini, mudah-mudahan dapat memperluas pengetahuan dan wawasan kita mengenai pangan fungsional.

Sifat Fungsional Kedelai

Kedelai dan Sifat Fungsionalnya Bagi Kesehatan

Disamping bernilai gizi tinggi, para peneliti menemukan bahwa kedelai mempunyai banyak efek menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi. Kacang kedelai merupakan sumber protein tercerna yang sangat baik. Meskipun kandungan vitamin (vitamin A, E, K dan beberapa jenis vitamin B) dan mineral (K, Fe, Zn dan P) di dalamnya tinggi, tetapi kedelai rendah dalam kandungan asam lemak jenuh. Sekitar 60 % kandungan asam lemak tidak jenuh kacang kedelai terdiri atas asam linoleat dan linolenat, yang keduanya diketahui membantu kesehatan jantung. Kacang kedelai tidak mengandung kolesterol. Makanan dari kedelai juga bebas laktosa, yang sangat cocok bagi konsumen yang menderita lactose intolerant.

Pada bulan Oktober 1999, US FDA menyetujui klaim kesehatan yang menyatakan bahwa konsumsi 25 gram protein kedelai, sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol, dapat mengurangi resiko penyakit jantung, yang merupakan penyebab kematian nomor satu di banyak negara maju. Hasil-hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kedelai dapat membantu meningkatkan kondisi penderita penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, diabetes, osteoporosis dan beberapa jenis kanker. Penelitian medis terkini sedang meneliti lebih lanjut potensi yang menguntungkan tersebut dan mekanisme kerjanya.

Komposisi Nutrisi Kedelai

Produk-produk yang mengandung kedelai umumnya bergizi tinggi, mengandung protein yang mudah dicerna dan mempunyai nilai Protein Efisiensi Rasio (PER) yang dapat disejajarkan dengan protein hewani. Produk-produk dari kedelai juga bebas laktosa, yang membuatnya lebih cocok untuk konsumen yang menderita intoleransi laktosa. Kacang kedelai rendah kandungan asam lemak jenuhnya, Lemak kedelai mengandung 15 % asam lemak jenuh, sedangkan sekitar 60 % lemak tidak jenuhnya berisi asam linolenat dan linoleat, yang keduanya diketahui membantu menyehatkan jantung dan mengurangi resiko terkena kanker.

Kacang kedelai juga kaya vitamin (vitamin A, E, K dan beberapa jenis vitamin B) dan mineral (K, Fe, Zn dan P). Beberapa produk dari kedelai utuh juga merupakan sumber serat makanan yang baik. Di bawah ini adalah tabel komponen nutrisi dalam ekstrak kedelai jernih.

Tabel komposisi gizi/nutrisi kedelai
Komposisi gizi ekstrak kedelai tersaring (jernih)

Sifat nutrisi kedelai agak unik dibandingkan jenis kacang-kacangan yang lain karena kedelai tinggi kandungan protein dan lemak, serta lebih rendah kandungan karbohidratnya.Kedelai tinggi kandungan proteinnya. Pada kebanyakan kacang-kacangan lain, kadar proteinnya berkisar antara 20 – 30 %, sedangkan pada kedelai 35 – 38 %. Kalau protein dalam produk-produk kedelai bervariasi misalnya, tepung kedelai 50 %, konsentrat protein kedelai 70 % dan isalat protein kedelai 90 %.

Kedelai merupakan penghasil minyak yang tinggi. Minyak ini rendah kandungan lemak jenuhnya, yaitu sekitar 15 %, dan tinggi kadar asam lemak tidak jenuhnya yaitu sekitar 61 % lemak tidak jenuh ganda (PUFA) dan 24 % lemak tidak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid). Minyak kedelai merupakan sumber asam linoleat yang baik, yang keduanya merupakan asam lemak esensial. Lebih dari 50 % asam lemaknya adalah asam linoleat, sedangkan sekitar 7 % merupakan asam linolenat.

Sebelum diolah, kedelai sangat tinggi kandungan vitam E yang merupakan vitamin yang larut minyak. Pengolahan menjadi minyak akan membuang sekitar 3 % dari vitamin E. Limbahnya tersebut merupakan sumber vitamin E yang baik. Minyak hasil olahannya masih tergolong tinggi kandungan vitamin E-nya, karena satu sendok teh menyumbangkan sekitar 10 % dari total kebutuhan vitamin E per hari.

Disamping vitamin E, produk samping lain dari minyak kedelai adalah lesitin. Lesitin banyak digunakan sebagai emulsifier, yang berfungsi untuk menghasilkan campuran yang stabil antara minyak dan air dalam bentuk bahan pangan emulsi. Konsumsi lemak yang dianjurkan adalah maksimum 30 % dari konsumsi kalori per hari dan tidak lebih dari 10 %-nya merupakan asam lemak jenuh. Konsumsi lemak atau minyak diatas batas yang dianjurkan tersebut menyebabkan peningkatan kadar kolesterol darah dan resiko atherosklerosis.

Kedelai Kaya Protein Bermutu Tinggi

Pada umumnya protein nabati dikenal mempunyai mutu yang lebih rendah dibanding dengan protein hewani, karena mempunyai kandungan asam amino esensial tertentu yang lebih rendah. Biji-bijian cenderung rendah kandungan asam amino lisinnya, sedangkan kacangkacangan, termasuk kedelai cenderung rendah dalam kandungan asam amino belerang, yaitu metionin dan sistein. Meskipun masih mempunyai asam amino pembatas berupa asam amino yang mengandung belerang (metionin dan sistein), tetapi jika dibandingkan dengan kacang-kacangan lain, jumlah kedua asam amino pembatas tersebut dalam kedelai masih lebih tinggi. WHO telah menetapkan bahwa jika dikonsumsi sesuai anjuran konsumsi protein harian, protein kedelai mengandung jumlah semua asam amino esensial yang mencakupi kebutuhan tubuh manusia, dan dapat disejajarkan dengan protein hewani. Para vegetatian dapat memilih sumber asupan protein berkualitas dari kedelai,

Manfaat Serat Makanan pada Penyakit Jantung Koroner



Manfaat Serat Makanan pada penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan gangguan kardiovaskuler. Penyebab utama Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah hiperlipidemia atau hiperproteinemia, yang merupakan akibat gangguan transportasi lipid atau lemak tubuh. Penyakit jantung koroner diawali dengan terjadinya aterosklerosis, yaitu suatu kondisi penyakit yang disebabkan oleh adanya penyumbatan karena terjadi penebalan dan pengerasan dinding arteri bagian dalam. Aterosklerosis  merupakan gabungan dari berbagai proses yang bersifat fisik, biologis dan kimia yang sangat kompleks, baik dalam hal urutan kejadiannya maupun interaksi selulernya.

penyakit jantung koroner
Penyakit Jantung Koroner

Hiperlipidemia Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Terdapat beberapa jenis lipid di dalam darah, tetapi yang dikenal secara umum adalah kolesterol dan trigliserida. Sebenarnya lipid penting untuk berfungsinya sel dan digunakan sebagai energi, pelindung organ penting, pembentuk sel, sintesis berbagai hormon, dll., tetapi bila kadar lipid melampaui batas yaitu pada keadaan hiperlipidemia, hal-hal yang tidak diinginkan akan timbul, diantaranya Penyakit Jantung Koroner. Lipid bersifat tidak larut dalam air, oleh sebab itu memerlukan pengangkut khusus untuk dapat mengalir bersama serum darah ke seluruh tubuh. Lipid akan diikatkan pada protein agar dapat larut dan dapat diangkut dari tempat yang satu ke tempat yang lain di dalam tubuh. Ikatan tersebut disebut lipoprotein.

Ada beberapa jenis lipoprotein yaitu LDL (Low Density Lipoprotein), HDL (High Density Lipoprotein), VLDL (Very Low Density Lipoprotein), dan kilomikron. LDL berfungsi mengedarkan kolesterol ke sel-sel jaringan. Dengan semakin tingginya kadar LDL, semakin  banyak tumpukan (endapan) kolesterol  dalam dinding pembuluh darah, sehingga  kemungkinan terjadi aterosklerosis semakin besar dan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung koroner. Kolesterol LDL disebut juga bad cholesterol. Sebaliknya lipoprotein HDL yang disebut sebagai good  cholesterol yabg bertugas mengangkut kolesterol dari jaringan dan dinding pembuluh darah ke hati untuk di metabolisme, sehingga menurunkan resiko terkena penyakit jantung koroner.

Serat Makanan Menurunkan Resiko Penyakit Jantung Koroner

Telah dibuktikan bahwa komponen serat makanan yang larut dalam air seperti pektin, gum, dan hemiselulosa berhubungan dengan daya penurunan kadar kolesterol dan pengontrolan kadar gula darah. Penderita hipertrigliseridemik (kelebihan trigliserida, sejenis lipida) yang mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat kompleks (serat kasar) dari leguminose (kacang-kacangan) yang dikeringkan dapat menurunkan trigliserida dan total LDL-kolesterol serum. Hal ini karena adanya serat kasar sebagai senyawa antigizi mengakibatkan karbohidrat dicerna secara perlahan, dengan demikian dapat mengendalikan pengaruh hiperlipidemia.  Dilaporkan pula bahwa  serat makanan yang diberikan pada pria dan wanita dewasa berusia 50 – 79  tahun dapat mencegah resiko penyakit jantung koroner.

Penyakit Jantung Koroner dapat Dikurangi oleh Serat dengan Cara Mengikat Asam Empedu

Serat makanan mampu mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol), dengan demikian dapat mencegah penyerapannya kembali dari usus. Di samping itu juga dapat meningkatkan ekskresinya melalui feses, sehingga akan meningkatkan konversi kolesterol serum darah menjadi asam empedu, akibatnya dapat menurunkan kadar kolesterol darah.  Produk akhir pencernaan lemak dalam usus halus adalah monogliserida, asam-asam lemak, kolesterol, fosfolipid, trigliserida berantai pendek dan medium. Dalam lumen usus halus senyawa tersebut bergabung dengan cairan empedu membentuk agregat yang disebut misel. Lignin dan pektin sebagai penyusun serat makanan, mempunyai gugus penukar kation  yang mampu mengikat asam empedu dan berfungsi sebagai emulsifier. Dengan demikian kolesterol yang berikatan dengan asam empedu dan lignin/pektin tidak dapat diserap usus, tetapi akan keluar bersama feses. Oleh karena itu, serat makanan dapat mencegah penyakit jantung koroner.

Diet Seimbang: Cara Sehat Menurunkan Berat Badan agar Langsing Alami

Pengaturan diet untuk menurunkan berat badan harus sesuai kebutuhan nutrisiSetiap orang yang bermasalah dengan berat badan pasti sudah akrab dengan istilah diet. Tetapi, mengertikah Anda apa yang dimaksud dengan diet itu? Dan bagaimanakah diet yang benar itu? Baca artikel ini untuk penjelasan lebih lanjut dan temukan solusi menurunkan berat badan secara sehat dan mudah.

Pengertian diet sesungguhnya adalah “pengaturan pola makan” yang berarti mengatur pola makan kita untuk menjadi lebih sehat. Tetapi yang sering terjadi di masyarakat adalah, diet diartikan sebagai mengurangi porsi makan dan menahan lapar yang seringkali dipercaya akan menurunkan berat badan. Padahal pada kenyataannya, jika Anda mengurangi makan Anda hingga hanya 1 atau 2 kali sehari dengan porsi yang sangat kecil, memang berat badan Anda akan berkurang dalam jangka 1 -3 minggu, tetapi tahukah Anda apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh Anda?

Jika Anda makan dalam jumlah yang sangat sedikit, tubuh Anda secara otomatis akan menerima tanda bahaya dan akan melindungi Anda dari bahaya kelaparan. Oleh karena itu, tubuh Anda akan membakar kalori lebih sedikit dan metabolisme tubuh akan melambat dari biasanya. Dan ketika Anda sudah menghentikan “diet“, maka Anda akan makan dan makan lebih banyak dari sebelumnya. Bukan karena Anda serakah atau rakus, tetapi karena tubuh Anda memerlukan makanan lebih banyak dalam rangka mengembalikan apa yang hilang sewaktu Anda “diet”. Oleh karena itu, yang terjadi adalah berat badan Anda memang turun pada saat diet, tetapi setelah Anda menghentikan diet Anda, berat badan Anda bertambah lagi bahkan lebih banyak dari sebelum Anda diet. Apakah anda pernah mengalami hal seperti ini?

Perlu juga Anda ketahui bahwa ketika Anda “diet ketat” dengan mengurangi makan secara berlebih dan menahan lapar, berat badan yang hilang dari tubuh Anda adalah 50% lemak dan 50% otot. Hal ini terjadi karena lemak merupakan cadangan makanan tubuh yang akan tetap disimpan oleh tubuh untuk bertahan hidup. Ketika tubuh kita kelaparan, tubuh kita dihadapkan pada pilihan untuk membakar lemak atau otot. Karena lemak merupakan cadangan energi yang paling utama untuk bertahan hidup, maka yang dibakar adalah otot dan kemudian lemak. Tetapi ketika Anda menghentikan diet dan memperoleh berat badan Anda kembali, yang Anda dapatkan adalah 100% lemak! Kemana otot Anda? Tentu saja hilang, dan harus diperoleh lagi dengan latihan yang keras. Oleh karena itu hal ini sangat merugikan kita. Terlebih lagi ketika Anda menghindari sarapan, tidak makan pagi lalu ditambah dengan olahraga pagi, yang membuat Anda yakin akan menurunkan berat badan Anda. Benarkah yang demikian? Jawabannya adalah BELUM TENTU.

Ketika Anda berolah raga tetapi tidak sarapan, tubuh Anda kelaparan. Sebagai konsekuensinya, Anda cenderung makan terlalu kenyang ketika waktu makan tiba. Untuk mengoptimalkan kesehatan, kita perlu sarapan untuk membagi jatah makan kita dalam sehari. Tetapi anda harus menghindari pola diet dengan makan 2-3 jam sebelum waktu tidur. Hal ini sudah jelas karena di saat kita tidur, tubuh kita tumbuh, berkembang, memperbaiki dan menyimpan tenaga. Metabolisme tubuh melambat ketika kita sedang tidur, dan makanan yang belum tercerna di dalam tubuh akan disimpan sebagai cadangan untuk kebutuhan di masa mendatang. Cadangan ini akan disimpan dalam bentuk lemak. Tentunya hal ini sangat tidak diinginkan. Jika Anda menghindari makan 2 – 3 jam sebelum tidur, Anda akan memberi tubuh Anda cukup waktu untuk mencerna makanan. Dengan begitu, ketika Anda tidur, Anda tidak akan menyimpan kalori yang bisa disimpan menjadi lemak.

Hal diatas membahas tentang kebiasaan diet yang salah. Tetapi tahukah Anda bahwa hanya dengan mengubah cara makan bisa mengurangi jumlah makanan berlebih yang seharusnya tidak Anda makan? Ya benar. Anda perlu makan dalam jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak lebih. Makan kurang atau berlebih membuat Anda gemuk. Tetapi bagaimanakah mengetahui jumlah makan yang cukup? Apakah jumlah yang cukup untuk Anda makan adalah porsi yang biasa Anda makan sehari-hari? Belum tentu demikian.

Mengetahui porsi makan yang tepat sangat penting dalam diet anda. Untuk mengetahui porsi makan Anda yang sesungguhnya, cobalah untuk makan secara perlahan. Maksudnya perlambat proses makan Anda. Jika biasanya mampu menghabiskan 1 porsi mie pangsit atau nasi goreng dalam waktu 5 menit buatlah menjadi 20 menit atau bahkan lebih jika Anda bisa.

Mengapa?

Tahukah Anda bahwa tubuh memerlukan waktu 20 menit untuk memberitahu otak kalau kita sudah kenyang? Dengan memperlambat makan, kita bisa mencegah kekenyangan atau makan berlebih, karena ada cukup waktu bagi otak untuk menerima informasi bahwa kita sudah kenyang. Ketika Anda memikirkan diet yang sehat, saya tahu apa yang ada dipikiran Anda. Pasti banyak dari Anda yang memikirkan makanan yang serba tidak enak, tidak berasa, tidak boleh digoreng, harus direbus, dan sebagainya.

Mari kita ubah persepsi Anda!

Saya tidak bilang Anda tidak boleh makan lemak atau nasi sama sekali dalam diet anda. Jika Anda tidak mengkonsumsi lemak, maka tubuh Anda akan sakit, karena lemak berfungsi untuk melarutkan vitamin A,D,E,K yang berguna bagi tubuh. Tetapi, lemak yang Anda konsumsi harus lemak yang sehat. Bagaimanakah lemak yang sehat itu? Gampang saja, lemak yang sehat adalah lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda, atau yang biasa disebut monounsaturated fat dan polyunsaturated fat.

Dari manakah kita mendapat lemak sehat untuk diet kita? Lemak yang sehat terdapat pada : extra virgin olive oil, hazelnut, almond, apokat, mente dan lain-lain. Jika Anda mengganti minyak goreng Anda dengan extra virgin olive oil (minyak zaitun murni), maka Anda memasak dengan minyak sehat. Khawatir rasanya akan berubah menjadi tidak enak? Tenang saja. Olive oil atau minyak zaitun sama persis dengan minyak goreng lain yang berbahan kelapa sawit, hanya jauh lebih sehat.

Berikut adalah beberapa tips diet yang bermanfaat bagi anda untuk membantu menurunkan berat badan Anda tanpa kelaparan.

– Jangan hindari sarapan dan makanlah setiap 3 – 4 jam sekali untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah
– Hindari makan 2-3 jam sebelum tidur
– Makanlah secara perlahan dan nikmati setiap suap makanan Anda
– Bergeraklah sesudah makan, jalan-jalan atau melakukan suatu kegiatan setelah makan menghindari makanan tersimpan menjadi lemak
– Makanlah makanan yang sehat, lemak yang sehat dalam jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak berlebih
– Makanlah makanan asli, bukan makanan olahan atau makanan kemasan.

Semoga tulisan tersebut bisa me-refresh persepsi dan pandangan anda mengenai diet. Sehingga anda bisa menurunkan berat badan anda untuk tampil langsing secara sehat dan tanpa kelaparan.